
Jakarta, Hip Hop Franco Indonesia
—
Bintang Jurassic Park dan Peaky Blinders
Sam Neill
meninggal dunia pada Senin (13/7) saat berusia 78 tahun. Keluarga memastikan sang aktor meninggal dunia dengan tenang dan dikelilingi keluarga di Sydney, Australia.
Semasa hidupnya, Sam Neill dikenal luas sebagai pemeran Dr. Alan Grant dalam waralaba film Jurassic Park. Peran ini melambungkan namanya secara global sejak film pertamanya dirilis pada 1993.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemilik nama lengkap Nigel John Dermot Neill itu kembali memerankan karakter tersebut dalam Jurassic Park III (2001) serta Jurassic World Dominion (2022).
Setelah menyelesaikan pengambilan gambar utama untuk Jurassic World Dominion (2022), Neill mengungkapkan bahwa ia didiagnosis menderita limfoma sel T angioimunoblastik stadium 3 dan bersih setelah imunoterapi.
Sam Neill merupakan aktor kelahiran 14 September 1947 yang mengawali karier akting profesionalnya pada akhir 1960-an setelah lulus kuliah dari Victoria University of Wellington.
Ia mengawali dunia peran sebagai aktor panggung teater bersama Downstage Theatre Company dan sempat berkeliling Selandia Baru melakukan pertunjukan drama Shakespeare.
[Gambas:Video Hip Hop Franco]
Kemampuan aktingnya pertama kali mendapat pengakuan dalam film Sleeping Dogs (1977), yang diikuti dengan peran utama dalam My Brilliant Career (1979).
Setelah itu, Sam Neill turut berperan sebagai aktor utama dalam sejumlah judul film sebelum akhirnya meroket dengan perannya sebagai Dr. Alan Grant dalam waralaba Jurassic Park.
Ia berperan sebagai pemeran utama dalam Omen III: The Final Conflict, Possession (1981), Evil Angels atau yang juga dikenal dengan A Cry in the Dark (1988), Dead Calm (1989), The Piano (1993), dan In the Mouth of Madness (1994).
Sepanjang perjalanan kariernya, ia membintangi lebih dari 150 judul film dan serial selama lima dekade. Selain waralaba film Jurassic Park, karya terkenalnya meliputi The Piano, The Hunt for Red October, Event Horizon, hingga serial populer Peaky Blinders.
Neill turut berperan sebagai pemeran utama dalam sejumlah serial televisi, seperti jadi karakter utama Merlin di Merlin (1998) dan Merlin’s Apprentice (2006), dan sebagai Mayor Chester Campbell dalam dua seri pertama Peaky Blinders (2013-2014).
Sementara itu, Neill juga muncul di banyak serial televisi sebagai bintang tamu, termasuk Reilly, Ace of Spies (1983), The Simpsons (1994), The Tudors (2007), Crusoe (2008-2010), Happy Town (2010), Alcatraz (2012), dan Rick and Morty (2019).
Kemampuan Sam Neill di panggung peran turut diakui sejumlah penghargaan bergengsi yang berhasil ia menangkan.
Semasa hidupnya, Neill telah menerima AACTA Award untuk Aktor terbaik pada 1989 berkat perannya sebagai Michael Chamberlain dalam film A Cry in the Dark.
Selain itu, ia juga menerima AACTA Longford Lyell Award pada 2019, yaitu penghargaan tertinggi AACTA untuk kontribusi sepanjang kariernya di industri perfilman dan televisi Australia.
Neill juga memiliki tiga nominasi Golden Globe dan dua Primetime Emmy Award. Ia memenangkan Silver Logie untuk Aktor Paling Populer di Logies 2023.
Perjalanan dan capaian tersebut yang membuat Sam Neill dikenal sebagai pembuka jalan bagi sinema belahan bumi selatan itu di panggung global.
Kepergian Sam Neill meninggalkan duka mendalam bagi sejarah perfilman. Perjalanannya sebagai aktor telah menghibur jutaan penonton selama hampir lima dekade melalui perannya dalam berbagai genre film.
Ia pergi sekitar dua bulan setelah mengatakan bebas dari kanker setelah hampir lima tahun berjuang melawan kanker darah stadium tiga.
(van/chri)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Sosok Misterius Diduga sebagai Mojtaba Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Baca lagi: Komisi III Gelar Audiensi Kasus Dugaan Pembakaran 3 Santri di Lombok
Baca lagi: Taksi Listrik Xanh SM Dorong Pariwisata Ramah Lingkungan di Indonesia




10 Responses
Asli, awalnya bingung tapi abis baca ini jadi langsung connect. Eh sekadar sharing, di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=298305 juga ada ulasan yang se-tipe dan seru buat nambah referensi.
Keren ulasannya, daging semua! Pas banget nih, barusan gw juga baca materi yang sepemahaman di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=90799 lumayan buat bahan bacaan ekstra.
Apresiasi saya untuk penulis karena telah menyajikan informasi yang sangat berharga. Saya turut melampirkan http://www.jca.apc.org/stopUSwar/korea/korea_top.htm yang kebetulan memiliki muatan informasi sejenis untuk memperkaya literatur kita.
Bahasanya mudah dimengerti banget buat pemula kayak saya. Kemaren sempet nyari-nyari juga dan nemu https://kldp.org/comment/271034 yang bahasannya sejalur sama ini.
Gak nyangka bakal bahas sedetail ini, salut buat penulisnya! Oh iya, kemarin-kemarin saya juga nemu info yang pas banget ngebahas ginian di https://kldp.org/comment/254336.
Anda sukses merancang sebuah peta jalan yang sangat bersahabat bagi pemula namun tetap memberikan kedalaman materi yang menantang bagi profesional. https://movio.beniculturali.it/asancona/fieremercatimarche/?pageId=108
Penulis menyajikan studi kasus yang sangat dekat dengan realitas kehidupan kita saat ini, membuat proses adopsi ilmu menjadi jauh lebih cepat. https://www.ivoox.com/transform-keto-acv-gummies-reviews-is-it-safe-audios-mp3_rf_110047764_1.html
Alur logika dalam tulisan ini bergerak dengan keluwesan yang luar biasa, membimbing persepsi pembaca melintasi ruang pemahaman baru tanpa rasa jenuh. https://absurdy.panoptykon.org/comment/25565
Konstruksi bahasa yang Anda gunakan sangat bersih dan efisien, setiap kata tampaknya memiliki fungsi spesifik yang menguatkan bangunan argumen utama. https://john-durham-keto-gummies-scam-exposed-2.webflow.io/
Artikel ini sukses membuat saya menertawakan kebodohan rutinitas saya selama ini. Makasih banyak ilmunya, tips praktis di sini langsung saya pakai buat tobat mulai besok! https://absurdy.panoptykon.org/comment/25578