
Jakarta, Hip Hop Franco Indonesia
—
Rencana kunjungan
Pangeran Harry
ke Inggris kembali diwarnai ketegangan baru setelah pihak Istana Buckingham dilaporkan menarik tawaran akomodasi bagi Duke of Sussex itu
Pembatalan tersebut memicu kebingungan dan kontroversi sesaat sebelum Harry memulai rangkaian agendanya di London.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
People
pada Senin (6/7) memberitakan juru bicara Pangeran Harry mengonfirmasi bahwa izin bagi pria berusia 41 tahun tersebut untuk tinggal di dalam kompleks Istana Buckingham telah dibatalkan.
Kabar pembatalan ini muncul tidak lama setelah beberapa media sempat memberitakan bahwa Harry telah menerima undangan dari sang ayah, Raja Charles III, untuk menempati salah satu fasilitas kediaman kerajaan.
Proses penentuan tempat tinggal Harry selama berada di London berjalan alot selama sepekan terakhir. Pihak Harry menyatakan baru memberikan jawaban resmi untuk menerima tawaran akomodasi itu pada Sabtu (4/7), setelah merampungkan pengaturan skema keamanan mandiri.
Namun, narasumber dari pihak istana mengklaim bahwa tanggapan dari Harry dinilai terlambat.
[Gambas:Video Hip Hop Franco]
Pihak kerajaan menyebut batas akhir bagi Harry untuk menyetujui tawaran tersebut adalah akhir pekan lalu demi memberikan waktu bagi staf rumah tangga kerajaan untuk melakukan persiapan.
Sumber internal istana juga mengklaim bahwa Harry awalnya sempat menolak undangan menginap tersebut pada Sabtu pagi, sebelum berubah pikiran beberapa jam kemudian.
Situasi tersebut semakin rumit akibat keputusan Komite Eksekutif Perlindungan Kerajaan dan Tokoh Publik (RAVEC) tetap menolak memberikan fasilitas pengamanan resmi yang didanai pembayar pajak bagi Harry dan keluarganya.
Faktor risiko keamanan ini menjadi alasan utama di balik keputusan Harry untuk bepergian sendiri tanpa didampingi istrinya, Meghan Markle, serta kedua anak mereka, Pangeran Archie (7) dan Putri Lilibet (5).
Tim penasihat Harry dilaporkan telah menghabiskan waktu beberapa hari untuk menyusun paket keamanan swasta tambahan agar kunjungan ini dapat berjalan aman.
Ketidakhadiran Meghan dan anak-anak mereka di London pun kembali memicu spekulasi mengenai kelanjutan rencana rekonsiliasi keluarga.
Hal itu dikarenakan Harry dan Meghan awalnya berharap bisa mempertemukan anak-anak mereka dengan Raja Charles III secara langsung untuk pertama kalinya sejak 2022.
Namun, pihak Pangeran Harry menyatakan kekecewaannya atas pembatalan mendadak ini.
Juru bicara Duke of Sussex menilai alasan terkait putusan sidang Associated Newspapers Limited tersebut terasa janggal, karena pihak Istana Buckingham sebenarnya sudah mengetahui jadwal pembacaan putusan pengadilan tersebut sejak Kamis pekan lalu.
Kunjungan Pangeran Harry ke London kali ini dijadwalkan untuk menghadiri rangkaian acara yang berkaitan dengan persiapan Invictus Games, yang dijadwalkan akan digelar di Birmingham, Inggris, pada Juli 2027.
Agenda ini merupakan kunjungan terbaru Harry ke Inggris setelah terakhir kali bertemu langsung dengan Raja Charles III pada September 2025 lalu.
(chri)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Apakah 13 Juli Bakal Jadi Hari Libur Nasional?
Baca lagi: Mulai Hari Ini Registrasi Nomor HP Baru Wajib Verifikasi Wajah
Baca lagi: KPop Demon Hunters Gelar Acara Sing-Along di Jakarta 11 Juli




12 Responses
Keren banget artikelnya, nambah insight baru hari ini. Buat kawan-kawan yang kepo soal topik ini, coba mampir juga ke http://jefblog.free.fr/pluxml/index.php?article1/premier-article/ deh, lumayan nambah wawasan.
Penjelasannya bikin melek banget, bahasanya juga santai. Buat yang mau deep dive soal ginian, coba buka http://les20km.blog.free.fr/index.php?post/2014/02/06/Chers-adh%C3%A9rents&pub di sana ulasannya lumayan ngebantu.
Pilihan kata yang digunakan sangat tepat dan profesional.https://www.coinbase.com/fr/converter/sex/doge
Pembahasannya jelas dan tidak bertele-tele sehingga nyaman dibaca sampai selesai. Saya juga membandingkannya dengan https://kldp.org/comment/257217 dan keduanya sama-sama bermanfaat.
Menarik banget pembahasannya, sukses nambah wawasan saya hari ini. Tadi pas browsing saya juga dapet info komprehensif yang mirip-mirip di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=293331, lumayan buat pelengkap.
Tulisannya runtut dan logis, enak dibacanya. Sebagai tambahan informasi aja nih, web https://kldp.org/comment/255945 juga ngebahas topik ini dari sisi yang berbeda.
Artikel ini memberikan kepuasan kognitif yang mendalam bagi siapa saja yang menjadikan pencarian ilmu sebagai tujuan akhir https://ethanzuckerman.com/2004/05/28/paying-attention-to-sudan/
Terima kasih atas ulasan yang menarik. Saya juga menemukan beberapa informasi pelengkap melalui [http://bateman.cps.edu/bateman-broadcasts/bateman-broadcast-41-wednesday-june-17th](http://bateman.cps.edu/bateman-broadcasts/bateman-broadcast-41-wednesday-june-17th).
Saya menikmati setiap bagian artikel karena informasinya tersusun dengan baik. Untuk memperluas referensi, saya juga mengunjungi [https://groups.diigo.com/group/Webtwoservice?dm=middle&type=bookmark&view=recent&page_num=0](https://groups.diigo.com/group/Webtwoservice?dm=middle&type=bookmark&view=recent&page_num=0).
Saya akan merekomendasikan artikel ini kepada orang yang membutuhkan informasi serupa. Saya juga menyimpan referensi dari https://about.me/typhu88rip.
Energi positif dari penulis benar-benar menular lewat setiap untaian kalihttp://www.kufirst.center.ku.ac.th/9654-3/matnya.
Mantul min artikelnya, ngebuka wawasan banget. Oiya, buat yang mau explore lebih jauh soal ini, coba meluncur ke https://kldp.org/node/67253 deh, lengkap parah!